Lindungi Generasi Muda dari Perundungan, DP2PA Kota Samarinda jadi Narasumber MPLS di SMA Prestasi Samarinda

Image Description
2 bulan yang lalu Dilihat : 7 Kali
Share:
Lindungi Generasi Muda dari Perundungan, DP2PA Kota Samarinda jadi Narasumber MPLS di SMA Prestasi Samarinda

Samarinda, 15 Juli 2026

Hari-hari pertama memasuki lingkungan sekolah baru menjadi momen yang penuh harapan bagi setiap peserta didik. Di balik semangat mengenal teman, guru, dan suasana belajar yang baru, terdapat proses penting dalam membentuk karakter, nilai, dan cara pandang siswa terhadap kehidupan di lingkungan sekolah. Berangkat dari semangat tersebut, DP2PA Kota Samarinda hadir sebagai narasumber pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Prestasi Samarinda, Loa Bakung, dengan mengangkat tema "Bersatu Melawan Bullying, Membangun Kesehatan Mental"

Mewakili DP2PA Kota Samarinda, Siti Aminah dari Bidang Perlindungan Khusus Anak memberikan edukasi kepada peserta didik baru mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari perundungan. Menurutnya, MPLS merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai saling menghargai, empati, dan kepedulian sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sekolah.

Dalam pemaparannya, Siti Aminah menjelaskan bahwa perundungan bukan sekadar candaan atau kenakalan remaja. Perilaku tersebut dapat meninggalkan luka psikologis yang mendalam, menurunkan rasa percaya diri, mengganggu proses belajar, bahkan berdampak pada kesehatan mental korban dalam jangka panjang. Oleh karena itu, setiap siswa memiliki peran penting dalam menciptakan budaya sekolah yang saling menghormati dan mendukung satu sama lain.

"Menjadi pelajar yang berprestasi bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu menghargai perbedaan, menunjukkan empati, dan berani menghentikan tindakan bullying. Sekolah akan menjadi tempat yang nyaman apabila seluruh warganya saling menjaga dan saling menguatkan," ungkap Siti Aminah di hadapan para peserta.

Mengusung tema "Bersatu Melawan Bullying, Membangun Kesehatan Mental," kegiatan ini mengajak para siswa memahami bahwa kesehatan mental tumbuh dari lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh kepedulian. Ketika setiap individu merasa diterima dan dihargai, mereka akan lebih percaya diri untuk berkembang, berprestasi, dan menjalin hubungan yang positif dengan teman maupun guru.

Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta didik tampak antusias mengikuti materi, berbagi pandangan, serta berdiskusi mengenai berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Pendekatan yang komunikatif membuat para siswa lebih mudah memahami bahwa tindakan sederhana, seperti menjaga tutur kata, menghargai perbedaan, dan berani membantu teman yang menjadi korban, dapat memberikan dampak besar dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

Melalui kegiatan ini, DP2PA Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya perlindungan anak melalui edukasi di lingkungan pendidikan. Sekolah menjadi salah satu ruang strategis dalam membentuk karakter generasi muda, sehingga penanaman nilai-nilai anti-perundungan perlu dilakukan sejak awal peserta didik memasuki jenjang pendidikan yang baru.

DP2PA juga mengajak seluruh warga sekolah—mulai dari siswa, guru, hingga orang tua—untuk membangun budaya saling peduli dan saling melindungi. Pencegahan bullying bukan hanya menjadi tanggung jawab korban atau pihak sekolah semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui momentum MPLS ini, diharapkan setiap peserta didik baru tidak hanya mengenal aturan dan budaya sekolah, tetapi juga membawa komitmen untuk menjadi pribadi yang menghargai sesama, berani menolak segala bentuk perundungan, serta menjadi bagian dari generasi yang mampu menjaga kesehatan mental diri sendiri maupun orang lain. Sebab, sekolah yang bebas bullying bukan hanya melahirkan siswa yang cerdas, tetapi juga generasi yang berkarakter, berempati, dan siap membangun masa depan yang lebih baik.

🖋️ : @deey04___

TINGGALKAN KOMENTAR