Bersama Influencer, DP2PA Samarinda Latih Sahabat Perempuan dan Anak membuat Konten Digital
Samarinda, 16 September 2026
Satu unggahan bisa mengajak orang untuk peduli. Satu video bisa membuka percakapan tentang perlindungan perempuan dan anak. Semangat inilah yang dibawa DP2PA Kota Samarinda dalam Workshop Pembuatan Konten Digital Sahabat Perempuan dan Anak di Ruang Rapat Responsif Gender Lantai 1, Kantor DP2PA Kota Samarinda.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DP2PA Kota Samarinda, Awe Ului, S.KM, M.Kes. Workshop ini mempertemukan perwakilan lembaga masyarakat, relawan perlindungan perempuan dan anak, serta Forum Anak Samarinda. Influencer Kota Samarinda, Julak Atui, hadir sebagai narasumber dan praktisi.
Bagaimana membuat pesan perlindungan yang menarik untuk dilihat sekaligus mudah dipahami? Melalui workshop ini, para peserta diajak mengeksplorasi cara mengemas pesan menjadi konten digital yang dekat dengan keseharian masyarakat. Pengalaman Julak Atui sebagai praktisi menjadi bagian dari proses belajar untuk melihat bagaimana sebuah ide dapat disampaikan secara kreatif.
Bagi para relawan dan mitra DP2PA, konten digital dapat menjadi jalan untuk memperluas jangkauan edukasi. Pesan sederhana tentang saling menghargai, mengenali kekerasan, dan berani mencari bantuan bisa menjangkau lebih banyak orang ketika disampaikan dengan bahasa yang tepat.
Kehadiran Forum Anak Samarinda juga mengingatkan bahwa suara anak perlu mendapat ruang dalam percakapan tentang lingkungan yang aman bagi mereka. Ketika lembaga masyarakat, relawan, anak muda, dan kreator digital saling berbagi gagasan, ajakan untuk melindungi perempuan dan anak dapat tumbuh menjadi gerakan bersama.
Dari ruang workshop, DP2PA Kota Samarinda berharap lahir konten-konten yang mengajak masyarakat untuk peduli dan bertindak. Sebab, di balik setiap layar, ada kesempatan untuk menyampaikan pesan yang berarti: perempuan dan anak berhak merasa aman, didengar, dan dilindungi.
🖋️ : @deey04___
#stopkekerasanperempuandananak
#samarindamajukaltimmaju