MPLS jadi Momentum Edukasi, DP2PA Kota Samarinda bekali Siswa SMP Fatabiqul Khairat tentang Bahaya Pornografi

Image Description
2 bulan yang lalu Dilihat : 4 Kali
Share:
MPLS jadi Momentum Edukasi, DP2PA Kota Samarinda bekali Siswa SMP Fatabiqul Khairat tentang Bahaya Pornografi

Samarinda, 15 Juli 2026

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan hanya menjadi ajang bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan belajar, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai yang akan menjadi bekal mereka dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk tantangan di era digital. Menyadari hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Samarinda hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Bahaya Pornografi yang diselenggarakan di SMP Fastabiqul Khairat Samarinda.

Mewakili DP2PA Kota Samarinda, Siti Aminah dari Bidang Perlindungan Khusus Anak memberikan materi mengenai bahaya pornografi, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan siswa untuk melindungi diri dari berbagai pengaruh negatif di dunia digital.

Dalam paparannya, Siti Aminah menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi telah memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Namun, di sisi lain, kemudahan akses internet juga menghadirkan risiko yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah paparan konten pornografi yang dapat diakses kapan saja melalui berbagai perangkat digital.

"Anak-anak saat ini tumbuh sebagai generasi digital yang sangat dekat dengan gawai dan internet. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali pengetahuan agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, memahami risiko yang ada, serta berani mengatakan tidak terhadap konten-konten yang dapat merusak masa depan mereka" jelas Aminah.

Lebih dari sekadar memberikan informasi mengenai dampak negatif pornografi, kegiatan ini mengajak para siswa untuk memahami pentingnya menjaga diri, membangun karakter yang kuat, serta menggunakan media digital secara sehat dan bertanggung jawab. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan kemampuan menyaring informasi yang mereka terima setiap hari.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai situasi yang kerap mereka temui di media sosial maupun internet. Pendekatan komunikatif yang digunakan narasumber membuat materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari para remaja.

Melalui kegiatan ini, DP2PA Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui edukasi yang menyentuh langsung generasi muda. Sekolah menjadi mitra strategis dalam membangun lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, sementara orang tua dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap penggunaan teknologi digital.

Harapannya, sosialisasi ini tidak hanya menambah pengetahuan para peserta didik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa setiap pilihan yang mereka ambil di ruang digital akan berdampak pada masa depan mereka. Dengan bekal literasi digital, karakter yang kuat, dan keberanian untuk menjauhi konten negatif, para siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat.

Melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah, DP2PA Kota Samarinda optimistis upaya pencegahan terhadap pengaruh negatif pornografi dapat dilakukan sejak dini. Sebab, melindungi anak di era digital bukan hanya tentang membatasi akses, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan, nilai, dan kemampuan untuk membuat keputusan yang bijaksana dalam setiap langkah kehidupan.

🖋️ : @deey04___

TINGGALKAN KOMENTAR