DP2PA Kota Samarinda Berikan Edukasi Pencegahan Kekerasan dan Penguatan Karakter pada MPLS Sekolah Labbaika

Image Description
1 minggu yang lalu Dilihat : 21 Kali
Share:
DP2PA Kota Samarinda Berikan Edukasi Pencegahan Kekerasan dan Penguatan Karakter pada MPLS Sekolah Labbaika

Samarinda – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Samarinda melalui Tim Keluarga Harapan (KHP) melaksanakan kegiatan edukasi di Sekolah Labbaika, Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim KHP yang terdiri dari Enong, Nanang, Hesti, dan Nael. Edukasi diberikan kepada peserta didik baru sebagai upaya menanamkan nilai-nilai karakter positif sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Dalam penyampaian materi, Tim KHP memberikan pemahaman mengenai berbagai isu yang kerap dihadapi remaja, antara lain kenakalan remaja, perundungan (bullying), tawuran, bahaya pergaulan bebas, kekerasan seksual, kriminalitas remaja, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Peserta juga diperkenalkan dengan kanal pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh perempuan dan anak apabila mengalami maupun menyaksikan tindak kekerasan.

Selain itu, peserta memperoleh penguatan mengenai perspektif gender sebagai bagian dari upaya membangun budaya saling menghormati dan menghargai perbedaan. Materi tersebut menekankan pentingnya menghindari diskriminasi dan kekerasan berbasis gender, serta membangun relasi yang sehat, setara, dan saling menghormati baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, DPPPA Kota Samarinda berharap peserta didik mampu menjadi generasi yang berkarakter, memiliki kepedulian terhadap sesama, berani menolak segala bentuk kekerasan, serta memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan di lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi ruang yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

TINGGALKAN KOMENTAR